|
Teknologi EM4 adalah teknologi budidaya pertanian untuk meningkatkan ksehatan dan kesubran tanah dan tanaman dengan menggunakan mikroorganisme yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.
EM4 mengandung Lactobacillus, ragi, bakteri forosintetik, Actinomycetes dan jamur pengurai selulose, untuk memfrementasi bahan organik tanah menjadi senyawa organik yang mudah diserap oleh akar tanaman.
Teknologi EM4 ditemukan pertama kali oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus, Jepang, dan telah diterapkan secara luas di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Pengertian Bokashi
Bokashi adalah hasil permentasi bahan organik (jerami, sampah organik, pupuk kandang, dan lain-lain) dengan menggunakan teknologi EM4 yang dapat digunakan sebagai pupuk oraganik
untuk menyuburkan tanah dan meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Bokashi dapat dibuat dalam beberapa hari dan bisa langsung dipergunakan sebagai pupuk.
Bahan Bokashi
Bokashi sangat berguna bagi petani sebagai sumber pupuk organik yang siap pakai dalam waktu singkat. Petani padi, palaiwija, sayur, bunga dan buah sangat banyak memerlulak pupuk organik,
sehingga Bokashi dapat merupakan kunci keberhasilan produksi pertanian dengan biaya murah.
Bahan Bokashi
Bahan-bahan bokashi sangat banyak terdapat di sekitar lahan pertanian, misalnya: jerami, pupuk kandang, rumput, pupuk hijau, sekam, serbuk gergaji, serbuk kopi, limbah penyulingan nilam, dan lain-lain.
Landasan Teori
Setiap bahan organik yang akan terfermentasi oleh mikro organisme fermentasi (EM4) dalam kondisi semi aerobik/anaerobik pada suhu 40-50 oC. Hasil fermentasi bahan organi berupa senyawa organik yang sangat mudah diserap oleh perakaran tanaman.
Sumber: Aplikasi pembuatan Bokashi, IKNFS dan PT Songgolangit Persada
Posting: 19 Oktober 2009
|